Feb 22, 2021

Tentang Dokter Anak di Depok


 Assalammualaikum,

Ceritanya Sabtu kemarin imunisasi DPT1 adek, terus tak sengaja ngobrol gitu sama salah satu orang tua anak yang mau divaksin juga, usia anaknya beda sebulan sama Ghizan, tiga bulan. Menurut ceritanya, si Ibu lahiran di RSIA baru yang terkenal itu di daerah Bintaro. dan merasa sudah cocok sama dokter anak di sana, tapi karena terlalu jauh jadi beralih ke dr. Intan seperti diriku, hehehe. Langsung ingat gitu deh masa-masa pencarian dokter anak dahulu kala.

Awal punya anak Ghifaz, dokternya dr. Harry Mulia yang kebetulan praktik di Rumah Bersalin Depok Jaya, tempat Ghifaz dan Ghizan lahir. Dokternya sabar, tapi kita yang harus banyak tanya, baru dijelasin sama beliau, selain itu jadwal praktiknya nggak sesuai terus sama jadwal aku, jadi lah harus beralih ke dokter lain. Aku dapat info dari Ibu-ibu di grup yang banyak rekomendasiin dr. Intan Tumbelaka, googling-googling praktiknya di Naura Medika dan RS Mitra Keluarga Depok, nggak terlalu jauh dari rumah kliniknya. 

Pertama ke sana waktu Ghifaz muncul bentol-bentol merah di lengan macam kena tomcat. Pertanyaan pertama dari dr. Intan "ganti sabun/minyak telon/lotion nggak bu?" Karena jawabannya ndak langsung diperiksa, diagnosisnya impetigo dan dikasih salep untuk pengobatannya. Dari sini, setiap butuh ke dokter baik imunisasi atau sakit kita ke dr. Intan. Untuk obat, pro RUM (reasonable used medicine) banget. Kalau batuk pilek selama anaknya ndak terganggu yaa nggak dikasih obat, tapi kalau mengganggu yaa dikasih obat, supaya cepat sembuh. 

Kalau mau ke dr. Intan di Naura MedikaMedika telfon dulu sebelumnya, terkadang beliau cuti atau mendadak ndak praktik. Selama pandemi ini jadwal untuk anak imunisasi dan berobat karena sakit dipisah, jumlah pasiennya pun dibatasi. Selasa dan Jumat untuk anak yang berobat sedangkan untuk anak imunisasi hari Kamis dan Sabtu. Antreannya lumayan panjang dan harus datang, ndak bisa daftar melalui telepon, biasanya jam 9 udah antri, dan dokternya datang sekitar jam 10.30 - 11.00. Bukan dokternya ngaret yaa, tapi memang seharusnya pendaftaran dibuka jam 10.00, karena pasiennya banyak dan dari 8.30 udah datang, makanya dibuka lebih awal. Harus punya stock sabar yang banyak yaa, karena dr. Intan periksa dan ngasih penjelasan cukup detil, apalagi sama orang tua yang keponya tingkat dewa, mungkin bisa sampai 30 menit satu pasien. Wow banget kan, makanya kadang aku tuh sampai rumah dari klinik bisa jam 1-an dari jam 9 pagi. FYI dr. Intan nggak ngasih no hp yg ada WA-nya yaa, beliau bisa dihubungi melalui sms atau WA, selalu direspon koq kalau kita tanya. 

Selain ke dr. Intan aku juga ke dr. Rastra di RS Hermina Depok, waktu itu Ghifaz batuk pilek parah, dr. Intan cuti, jadi minta rekomendasi dr. Intan kira-kira dokter siapa yang cocok buat Ghifaz di RS Hermina. Rekomendasinya dr. Rastra dan dr. Oti. Pada saat itu yang sesuai jadwal dr. Rastra, dokternya setipe sama dr. Intan. Alhamdulillah cocok. Nggak bingung lagi kalau harus ke RS yang bisa BPJS. Secara dr. Intan praktik di RS Mitra Keluarga, nggak bisa BPJS. 

Sekian, 

. 

. 

Poedjie

»»  Read More...

Feb 15, 2021

Selayang Kabar


Assalammualaikum,

Apa kabar dunia? 

Yaa begitu aja sih, alhamdulillah sehat meski berasa encok ini badan, efek pasca bersalin, skoliosis, dan umur. Yupp lengkap sudah. Setidaknya kan masih bisa hidup normal sebagaimana mestinya, bernafas, bergerak, berjalan, dan melakukan aktivitas lainnya ndak perlu bantuan orang lain. Selain itu, jungkir balik adaptasi ada anggot baru bayi Ghizan yang menguras seluruh energi yang kupunya, hahaha

Separuh bulan menjelang berakhirnya cuti bersalin dan masih gini-gini aja ndak produktif tapi udah berasa lelah sama urusan anak, hihihi. Berasa banget jomponya ini, rindu sangat sama diriku yang dulu, padahal dari dulu juga keteteran dalam banyak hal, makin hari dan makin tua makin keteteran juga, hihihi. Awalnya stress berat, haduh gimana ini nggak bisa handel dua anak sendirian, nggak bisa handel urusan domestik, dan  tapi yaaa sudah lah, jalanin aja, kalau memang ku tak sanggup handel sendirian dan butuh bantuan orang lain. Bukannya aku manja atau gimana, udah mencoba ujung-ujung badan meriang dan demam, hiks. Daripada semakin dipikirin semakin stress dan menurunkan imunitas, yaa sudah ikhlaskan aja dan terima kenyataan sambil cari solusi bagaimana caranya supaya tetap fit dan produktif walaupun umur semakin bertambah, walaupun sampai sekarang belum ketemu juga solusinya *ingin rasanya kujedotin kepala. 

Masa-masa seperti sekarang ini, urus-urus bayi hampir sepanjang hari, mau ke kamar mandi dan makan aja nggak sempat, kudu nunggu ada yang gantiin  dulu. Waktu terasa lebih cepat berlalu, perasaan baru bangun dari tidur, nguplek sama bayi tahu-tahu udah maghrib aja. Ku jadi membayangkan bagaimana aku nanti kalau udah masuk kerja? Apakah ku sanggup? Hahaha

Persiapan sebelum kembali kerja apa aja? 

1. Yang pasti pumping supaya Ghizan punya cukup stock asinya. Alhamdulillah walaupun nggak banyak tapi Insya Allah cukup. 

2. Latih Ghizan minum susu pakai dot. Ini masih PR, anaknya belum fasih pakai dot. Ku berdoa semoga dia ndak bingung puting. Iya tahu kalau nggak mau bingung puting disendokin atau pakai cup feeder minum asinya. Namanya aku minta tolong yaa sama Uti yang mana kayaknya riweh kalau ndak pakai dot, jadi kupasrah pakai dot ndak papa, yang penting semua happy, Uti nggak riweh, Ghizan bisa kenyang minum asi (jangan ditiru yaa).

Baru itu aja tuh, hehehe. Sanggup tak sanggup yaa sudah disanggupin aja, dinikmatin aja kerempongan yang ada. 13 hari ini latihan dulu lah, bongkar dokumen per-es-an sahabat saya. Harus kelar yaa 3 hari ini, hihihi. 

Semoga virus corona cepat berlalu Yaa Allah. Ku sudah setahun di rumah saja. Bosan? Pengen banget jalan-jalan? Nggak sih, so far masih waras di rumah terus, hahaha. Tapi kan kalau semua kembali normal, pandemi ini berlalu, semua bergerak menjadi lebih baik lagi kan, nggak ada rasa khawatir ketularan virus, nggak parnoan, dunia berjalan sebagaimana mestinya. 

Sudah dulu, mulai nggak nyambung postingan ini, besok disambung lagi deh, hehehe

Wassalam

. 

. 

Poedjie

»»  Read More...

Jan 27, 2021

Mengurus Akta Kelahiran Anak Pada Masa Pandemi di Depok


 Assalammualaikum,

Siapa yang malas duluan untuk mengurus dokumen administrasi kependudukan? 

Aku salah satunya, hehehe. Kebayang prosesnya yang ruwet dan berbelit, antreannya yang panjang, dan segala pemasalahannya. Maka dari itu pas anak pertama minta tolong orang lain untuk urus bikin akta kelahiran dan kartu keluarga baru setelah menikah, bayarnya lumayan gitu bisa buat beli boba berkali-kali sampai kembung. Pas hamil anak kedua kemarin nggak sengaja dapat informasi di IG infodepok_id bahwa pelayanan administrasi kependudukan bisa dilakukan online melalui Whatsapp, berhubung pasti akan mengurus akta kelahiran anak, aku capture dan simpan nomor kontaknya. 


Desember kemarin lahir anak kedua dan tiba saatnya untuk mengurus akta kelahiran adek, minta tolong ayah untuk Whatsapp nomor yang diinformasikan. Balasan dari adminnya : 

Hallo sahabat disdukcapil.. untuk jam pelayanan pendaftaran pencatatan sipil akan dilayani setiap hari kerja ( senin s/d Jumat) dari jam 08.00 s/d 11.30.

Persayaratan Pendaftaran 

1.Surat Ket Lahir dari RS/  Klinik/Bidan/SPTJM

2.Kartu Keluarga Depok

3.Photo Surat Nikah/Kawin

4.Photo KTP el  kedua orang tua

Silahkan mengisi link google form

Terima kasih sudah menghubungi disdukcapil.

A. Pendaftaran Akta Kelahiran baru 

Silahkan mengajukan  permohonan melalui link di bawah ini👇https://forms.gle/zyRLF6Kq7BdtKL81A

B. Pendaftaran perbaikan/hilang Akta Kelahiran

Silahkan mengajukan permohonan melalui  link di bawah ini👇https://forms.gle/DA1g3kHd6KSP7GiQ7

Berikan informasi jika sudah selesai mengisi formulir yg terdapat  di link diatas menulis nama  lengkap pemohon 🙏

Kita upload scan/foto dokumen yang dibutuhkan di link google form dan wa adminnya untuk menginformasikan kita selesai upload. Nanti dibalas dengan foto tanda terima formulir manual yang bertuliskan identitas anak dan waktu perkiraan selesai. Di foto formulir itu juga tertera dokumen apa aja yang harus disiapin untuk ambil aktanya. Kemarin Ghizan diperkirakan selesai tanggal 12 Januari 2021. Info dari teman yg udah urus duluan kita di-WA kalau aktanya udah jadi dan bisa diambil. 

Tanggal 12 Januari 2021 pun berlalu dan belum ada kabar, yaa sudah lah ditunggu aja tapi koq yaa ndak dikabarin juga, sampai akhirnya tanggal 22 Januari kita WA tanya proses pembuatan akta adek sampai dimana. Alhamdulillah besoknya di-WA dan dikirimi soft copy akta adek dan kartu keluarga yang baru dan update. Kita tinggal download dan print sendiri, ndak perlu ke Dinas Dukcapil untuk ambil fisiknya. Ini sesuai dengan Permendagri No. 109 Tahun 2019 bahwa mulai 1 Juli 2020 pelayanan penerbitan dokumen KK dan akta-akta pencatatan sipil tidak lagi menggunakan security printing, diganti dengan kertas putih HVS A4 80 gram. Jadi ndak khas lagi sih ini dokumen-dokumen, biasa aja gitu. 

Tapi berhubung lagi pandemi gini kebantu banget bisa urus akta dan KK lewat WA dan google form. Ndak perlu berlelah ria ke Dinas Dukcapil dan antre atau keluar uang karena minta tolong orang buat urusin. Ini tanpa biaya yaa GRATIS, modal HP, foto-foto dokumen, kuota internet dan kesabaran. Ku senang sekali walaupun ndak sesuai prediksi selesainya. Sukses selalu Dinas Dukcapil Kota Depok, semoga selalu berbenah diri untuk meningkatkan pelayanan ke masyarakat. 

Semoga bermanfaat. 

Salam

. 

. 

Poedjie

»»  Read More...

Jan 3, 2021

Hellow 2021


Assalammualaikum, 

Waah tahunnya udah baru, 2021, bikin resolusinya nggak teman? Apa kabar resolusi 2020? Kacau kah kayak aku? Hehehe
Yaaa namanya manusia cuma bisa berencana dan berusaha, Allah jualah yang menentukan. 

Jadi di 2020 terasa berat karena pandemi, nggak bisa keluar rumah sesuka hati dan yang paling bikin menangis take home pay dipotong. Di 2020 juga dikasih rizki hamil kedua, sempat denial karena belum ada rencana sama sekali nambah anak, aku ngerasa anak satu aja ngurusnya belum benar masih dibantu uti sama adek, gimana kalau dua? Asli jadi merenung. 

Tapi yaa sudah lah masa-masa hamil dengan dramanya sudah terlewati, alhamdulillah bisa lahiran per vaginam, walaupun nggak sesuai rencana dan keinginan, yaa sudah turunkan target aja supaya nggak kecewa dan tetap waras. Sekarang tinggal ngasuh, didik, gedein bocahnya bersama masnya, yang mana ini lebih butuh perjuangan dibanding hamil dan melahirkan. Semmangat.... 

Sebenernya 2020 kemarin nggak produktif banget, hidup gini-gini aja, hiks... Pengen nangis rasanya di pojokan. Cuma bisa meratapi dan janji ke diri sendiri untuk lebih baik lagi. Semua yang gagal di 2020 diupayakan bisa tercapai di 2021, yuuk bisa yuukk mumpung baru mau empat hari terlewati, waktunya masih panjang 361 hari.....Hahaha

Semoga 2021 pandemi ini segera bisa teratasi, lebih baik dalam segala hal. Cita-citaku nggak muluk-muluk koq. Pengen berhemat dan mulai berusaha mewujudkan tujuan-tujuan keuangan. Pengen jadi manusia yang lebih dekat lagi sama Rabb-nya, memperbaiki kualitas ibadah, dan gongnya dua anak yang dianugerahkan Allah ini terurus dengan baik dan terpenuhi hak-haknya sebagai anak. Semoga selalu sehat dan dalam perlindunhan Allah setiap waktu. Keep on struggling, Semmaanngattt.... 

»»  Read More...

Aug 25, 2020

My Birthday My Anniversary (3rd)


 Assalammualaikum,

Long weekend telah berakhir, hawa-hawanya masih terasa yaaa..... hihihi

Bulan Agustus hampir berakhir dalam hitungan hari, nggak afdhol kalo nggak posting kue ulang tahun. Yes, awal bulan kemarin ulang tahun sekaligus anniversary pernikahan yang ketiga. Jatah umur berkurang lagi satu tahun, hiks......

Pas ditanyain mau kue apa, sama sekali nggak pengen, tapi tiba-tiba pengen kue yang ada selai blueberrynya, yang mana tahunya di domino cake. Dipesenin lah sama Engat, ternyata dia salah pesan ukuran, dia pesan ukuran mini, pas sadar dia pesan lagi ukuran besarnya. Kalau diperhatiin mah sebenernya kuenya itu lagi-itu lagi, hehehe. Alhamdulillah pesan lagi, si selai blueberry adanya di kue ukuran medium itu, alhamdulillah kesampean yaa dek *elus-elus perut. Ini tumben-tumbenan, biasanya nggak terlalu suka cake-cake macam ini, entah karena hamil apa emang pengen aja, abis banyak lho, hehehe

Kue Ukuran Medium yang Berselai Blueberry


Kue Mini yang Tidak Berselai Blueberry

Brownies Keju Potong, Langsung Hupp

Happy Family, Insya Allah

Alhamdulillah tiga tahun sudah mengarungi bahtera rumah tangga dengan segala suka dan dukanya. Masih seumur jagung banget, semoga senantiasa saling menjaga dan menguatkan satu sama lain, bahagia dunia akhirat.

Semmangat.....!!!

Wassalam

.

.

Poedjie


»»  Read More...
 

Copyright © 2008 Designed by SimplyWP | Made free by Scrapbooking Software | Bloggerized by Ipiet Notez | Blog Templates created by Web Hosting Men