Apr 13, 2014

13


Tengah malam masih terjaga dan tersadar kalau hari ini tanggal 13. Angka 13 selalu mengingatkanku pada seseorang, yaaa seseorang yang menginformasikan keponakan perempuannya berulang tahun tanggal 13 April ini saat aku mengingatkan "beli kado buat ponakan lu, seinget gw ulang tahunnya ga beda jauh sama Zahra", yupp hari ini ulang tahunnya. Aku ga mau bahas ulang tahun keponakannya seseorang koq, dibahas pun buat apa, tak diharapkan juga, hehehe

Kenapa bahas 13?
Itu dia karena angka ini selalu identik dengan seseorang, seseorang yang selalu hadir di imagiku, entah di imaginya ada aku apa ga, sebodo teing lahhh. Nahhh aku pengennya mencoba melupakan sejenak, melupakan untuk mengingat kembali, berpisah untuk bertemu kembali. Yaaa siapa tahu dimulai dengan angka 13 dan suatu saat nanti akan diakhiri dengan angka 13 juga, aamiin..... optimis boleh kan yaaa? Semoga menjadi simbol keberuntungan dan kebahagiaan jika Allah berkenan. Mohon doanya temans....
Aku akan hitung untuk memulai ini.... ada baiknya aku hitung mundur dari angka 13, bukankah begitu? Aku mulai yaaa....
13...
12...
11...
10...
9....
8....
7....
6....
5....
4....
3....
2....
1 3/4...
1 1/2...
1.....
0.....
Yaaa aku sudah selesai menghitung mundur. Saatnya mengucapkan selamat tinggal. Janjiku adalah melupakan untuk mengingat, berpisah untuk kembali... Sampai jumpa di angka 13 lagi yaaa...
Semoga Allah berkenan dengan pertemuan itu, pertemuan sebagai cikal kebahagiaan abadi, aamiin....
Aku akan terus berdoa, kamu juga yaaa.... Kalau dua orang yang berdoa tentu akan lebih didengar dan dikabulkan.
Selanjutnya kamu aku beri nama 13ku yaaa..... Dan aku akan bercerita apa pun kepadamu di sini....
Bye....bye.... 13ku....
Kita bakal ketemu lagi.....
I'm gonna miss you...
.
.
#postingan ga jelas efek belum bisa tidur
»»  Read More...

Apr 12, 2014

Hari 3 Liburan - Nge-Perpus


Perpus UI
Jam 9 aku berangkat dari rumah dengan tujuan pertama ke Perpus UI. Aku janjian sama Engat, adekku. Pengunjung umum dikenakan biaya Rp 5.000, dapat sticker macam di Krisna, Bali. Kalau langsung masuk tanpa ke meja Mbak-mbaknya juga ga ketahuan sihhh kalau kita pengunjung umum. 
Sticker
Gedung Perpus UI ini bagus banget, arsitekturnya keren. View-nya bagus, menghadap ke danau gitu. Suasananya tenang, cocok buat belajar dan merenung mencari ilham. Untuk koleksi bukunya lebih banyak text book untuk kuliah. Aku perhatiin ga banyak pengunjung yang bereksplorasi dengan rak-rak buku, berjuang mencari buku yang dibutuhkan. Kalau pun ada yaaa mahasiswa-mahasiswa yang mencari referensi untuk tugas mereka. Andai buku-buku non pelajaran banyak di sini, perpus ini pasti lebih banyak pengunjungnya. 
Pintu Masuk Perpus dari Lobi
Aku ga lama di sini, males jepret-jepret juga, banyak yang belajar sihhh, jadi cepet bosan cyinnn, yang dicari ga ada sihh. Perpus ini juga dilengkapi Starbucks, Restaurant Korea, Bakso Malang Oasis, Indomaret, dan beberapa kafe lainnya di lobi (aku ga ngafalin).
View Danau
Suasana Lobi 

Cafe & Perpustakaan Zoe....
Dari Perpus UI lanjut ke Zoe, lokasinya di Margonda. Aku cuma penasaran aja sihh sama tempat ini, abis ada kata "library"-nya. Tempat ini didominasi warna merah, ada semacam kebun gitu di dalamnya. Mau nyebut taman koq yaa pohonnya tinggi-tinggi, bunganya jarang. 

Aku langsung ke tempat buku-bukunya. Koleksinya lebih banyak komik, novel ga terlalu banyak. Kayaknya manajemen perpus dan cafe-nya beda, ga terlihat menyatu. Untuk perpusnya bisa jadi member gitu supaya bisa dapat diskon kalau sewa. Komik sewanya 2.500 / buah, novel tergantung tebal-tipisnya, paling murah 5.000 / 6.000. Baca di tempat juga ada biayanya sendiri. Berhubung kemarin aku ga baca, cuma liat-liat jadi ga kena biaya dehh. 
Rak-rak Komik
Mumpung udah ke sini dan ga baca buku, jadi lah makan, hehehe
Ga makan berat koq, cuma pesan salad buah dan Chicken Wings.
Suasana Cafe
Salad Buah
Chicken Wings 
Untuk rasa kedua makanan ini standar aja menurut aku. Salad buahnya yaaa cuma buah potong : melon, pepaya, apel, dan semangka ditaruh di atas daun selada terus dikasih es krim rasa strawbery dan vanila. Bikin di rumah sendiri juga bisa tohhh, gampil. Begitu juga sama Chicken Wings, ini macam chicken wings beku yang banyak dijual di supermarket, dibakar pake saus barbeque, tarok piring dehh, heeee sok tahu bener yaaa aku.... Yahh intinya kedua makanan ini bisa dibikin sendiri di rumah dengan rasa yang lebih enak pastinya. Pulang dari Zoe mampir ke Sop Durian Lodaya, di Margonda juga. Aku posting di hari ke-4 yaaaa, soalnya aku ke tempat ini lagi keesokan harinya sama Dewi, biar sekalian aja gitu, hehehehe
Sampai jumpa di postingan selanjutnya :)
.
.
#Selera setiap orang berbeda-beda yaaa, orang lain bisa berpendapat berbeda mengenai makanan yang sama.
»»  Read More...

Apr 11, 2014

Hari 2 Liburan - Nonton Film "Jalanan"


Hari kedua.....
Kamis pagi disibukkan sama pekerjaan rumah, ga ada abisnya yaaa yang namanya kerjaan rumah tangga. Aku baru selesai ngerjain semuanya jam 12-an. Waktu lagi ngaso ngobrol sama sahabat tercinta lewat WhatsApp, aku utarakanlah keinginan terpendam aku, nonton film "jalanan". Kebetulan baru perdana tayang dan cuma main di 3 bioskop untuk sementara ini : XXI Blok M Square, XXI Plaza Senayan, dan Blitz Megaplex Grand Indonesia. Setelah melalui perdebatan yang alot diputuskanlah nonton di Blok M Square jam 16.45, dengan alasan dekat dari rumah sahabat saya dan harga tiketnya paling murah dibanding dua bioskop lainnya. 
Aku langsung mandi dan siap-siap, setelah ok semua, starter si "Revi", meluncur ke stasiun. Tadinya si "Revi" mau aku titipin di Penitipan Motor yang biasa aku pakai jasanya, tapi koq pintu masuknya aja ketutupan motor juga yaaa, ya sudah lah dicoba titip di parkiran KAI, agak takut juga sihhh, takut ga bisa markir di tempat minim, maklum masih amatir, hehehehe
Yang namanya rejeki ga kemana yaaaa, dapet parkir dekat pintu keluar dan tempatnya lumayan lega, parkir pun dilalui tanpa problem. Selesai parkir kereta datang, alhamdulillah rejeki lagi, ga perlu nunggu lama.
Aku turun di stasiun kalibata disambung naik kopaja dan ojeg untuk sampai di rumah sahabat tercinta. Jam 2 siang aku sampai di sana, ngobrol-ngobrol dan baru berangkat ba'da ashar. Lokasi rumah teman aku ini strategis banget, ke Blok M memakan waktu 15 menit saja *mupenk
Sampai di Blok M Square tanya satpam di manakah lokasi bioskop, di lantai 5 yaaa....
Langsung beli tiket, masih sepi cyin.... wajar sihh secara baru tayang perdana dan orang-orang masih berjibaku sama kerjaan kantor atau macet jalanan ibukota.
Karena masih 45 menit dari jadwal main, kita hunting makanan dulu. Sahabat aku itu beli Kebab Baba Rafi, aku yang perutnya bermasalah karena nekat minum susu putih padahal intoleran laktose lebih memilih ga makan, minum aja dahhh, hehehehe
Kenapa pengen nonton film "jalanan"?
Aku tahu film ini dari twitter, lupa dari tweetnya siapa, tanggal 9 kemarin Timeline sebagian besar isinya tentang "jalanan" dan komentarnya ga ada yang jelek, bagus-bagus semua, aku penasaran banget dong, buka websitenya www.jalananmovie.com. ini sinopsisnya yang aku copas dari web.
SEBUAH FILM OLEH DANIEL ZIV
JALANAN berkisah tentang Jakarta dan potret Indonesia melalui mata 3 pengamen muda yang humoris dan gigih menjalani hidup; Titi, Boni, dan Ho. Film ini mengikuti ketiganya secara intim dan mengangkat keseharian mereka yang terpinggirkan dari hiruk-pikuk Ibukota, tanpa rekayasa.
Menggunakan lagu-lagu orisinil berkarakter kuat karya trio musisi tsb sebagai kemudi ceritanya, JALANAN menelusuri kesepian, duka, asmara, kisruh perceraian, meriah perkawinan, hingga dorongan seksual mereka di tengah riuh-rendah Jakarta yang dikendalikan oleh globalisasi dan korupsi.
Jadi "Jalanan" adalah film dokumenter yang proses pembuatannya memakan waktu yang ga sebentar, 6 tahun. Film ini meraih penghargaan dalam Busan International Film Festival, Oktober tahun lalu di Korea. Keren yaa....
Lalu gimana filmnya?
Aku ga berkapasitas ngomongin film sihh, ga punya ilmumya, tapi boleh dong ngasih pendapat, hihihi
Secara umum film ini keren.... Tema yang diangkat ga baru sihh banyak film dengan tema serupa tapi dikemas dengan cara yang berbeda. Film ini menonjolkan kehidupan nyata yang benar-benar terjadi dan jujur apa adanya. Pemainnya bukan artis-artis terkenal settingnya pun unik : jalanan, bis, kolong jembatan, terminal, dll. Sebagian besar dari settingnya aku tahu, jadi lebih berasa benar-benar liat kehidupan nyata dalam bentuk film. Apalagi sahabat saya yang tesisnya tentang anak jalanan membenarkan kehidupan di jalan memang begitu adanya kayak yang di film. Orang-orang di sekitarnya pun aktingnya natural, kayak ga tahu lagi dishoot, ini poin plusnya. Dialek yang dipakai apa adanya, ga dilebih-lebihin, pemainnya emang terbiasa pakai dialek itu, ga maksa gitu macam orang jawa tapi dialeknya bahasa padang, tapi logat tetep medhok jawa, hihihi
Film ini sarat makna, melihat kehidupan mereka membuat kita termenung dan sadar bahwa hidup di jalanan ga gampang, perjuangan untuk hidup benar-benar dilakuin, istilahnya bisa makan aja udah alhamdulillah, beda sama kita, insya allah untuk makan terpenuhi lahhh yaaa, meskipun lauknya itu-itu aja : tahu, tempe, telor, bakwan, dll.
Mereka tuhhh hidupnya terlihat lebih simpel, ga ribet, ga ada matinya berjuang untuk hidup supaya ga mati. Perjuangannya Titi untuk bisa lulus Paket C meskipun usia udah 30 tahun patut diacungi jempol, malu buat yang punya kesempatan sekolah tapi malas-malasan. Ooo iyaa aku terharu waktu Ho nikah mas kawinnya uang Rp 10.000, dan cewenya bilang "jangan ketawa dong, ga ada kan yang kayak gue" kurang lebih begitu, aku lupa dialog pastinya. Ho manly banget berani menikahi perempuan dengan tiga anak dengan mas kawin yang apa adanya. Padahal sebelumnya dia pemakai jasa "kupu-kupu malam".
Aku berharap di akhir film digambarkan hubungan ketiga pengamen ini, mereka jadi bersahabat gitu. Menurut aku mereka ga saling kenal, tapi ada adegan Ho bantuin Boni bikin "Hyatt" di kolong jembatan. Kalau emang ini fragmen kehidupan yang terpisah biarkan terpisah, di akhir film dikasih closing words untuk menarik simpulan dari mereka bertiga, biar endingnya dapat (ini asli ga penting, hehehe)...
Yang mau nonton ayooo rame-rame ke tiga bioskop itu yaaa mumpung baru tayang. Tapi jangan ajak anak-anak yaaa, sepanjang film disuguhi adegan merokok dan ada dialog yang ga sepatutnya didengar anak-anak.....
Semoga bisa menjadi referensi....
Bravo.... Maju terus film Indonesia....
.
.
#makasih buat sahabat tercinta, udah mau nemenin aku.... besok-besok nonton lagi yaaa, hehehehe
Gw rahasiain nihhh nama lu..... semoga suami lu ga nemu tulisan ini :) 
»»  Read More...

Apr 9, 2014

Susu Murni & Coffee di Bukit Tinggi


Waktu akhir bulan kemarin ke Sumatera Barat, aku dijemput Eka, sahabat dari SMP & suaminya yang tinggal di sana buat nginep di rumah mereka. Aku dijemput di Bukit Tinggi dan melanjutkan perjalanan ke daerah Ulak Karang. Sebelum meninggalkan Bukit Tinggi aku diajak ngopi dulu di Susu Murni dan Coffee, lokasinya tepat di bawah Benteng Fort De Cock, ga terlalu jauh dari Hotel Grand Rocky tempat aku menginap. Tempatnya ga terlalu besar tapi suasananya cukup nyaman untuk kongkow-kongkow. Menu yang disajikan bukanlah makanan berat, melainkan snack sebagai teman minum kopi.
Menurut Mas Aryo suaminya Eka, menu favorit di tempat ini adalah Affogato, yaitu racikan kopi espresso ditambah dengan es krim. Sayang kemarin mesin pembuat esspresonya rusak, jadi Affogato ga bisa kami nikmati. Akhirnya Mas Aryo pesan Ice Chocolate, Eka Hot Chocolate, dan aku Ice Cappucino.
Kiri : Ice Chocolate, Kanan : Ice Capucino
Hot Chocolate
Untuk Snacknya kita pesan Brownies Bakar dan Apple Pie....
Brownies Bakar
Apple Pie
Racikan minumannya emang enak, Rasanya pas.... Harganya pun sangat terjangkau. Mas Aryo cukup mengeluarkan uang Rp 50.000 untuk semua pesanan kita, hihihi
Kalau di Jakarta pasti harganya udah melambung tinggi dan bikin jebol dompet.
Kalau ke Bukit Tinggi jangan lupa untuk ke tempat ini yaaaa temans....
Semoga di lain waktu ada kesempatan lagi buat berkunjung ke Sumatera Barat dan nyobain Affogato tentunya.....
Makasih Eka & Mas Aryo...
Eka & Aku di Parkiran Bandara Minangkabu

»»  Read More...

Day 1 of Holiday - Pemilu


Woke up at 04.30 am....
Alhamdulillah ga telat  bangun, konon katanya kalau bangun kesiangan rejeki dipatok ayam. Ehm...ehm.... ga mau dong ahhh kalah sama ayam, ga rela samsek kalo dipatok ayam, hihihihi
Ooo iyaaa manfaat lain dari bangun pagi menurut Mbak Mentor adalah udara yang kita hirup masih bersih, belum tercemar polusi, termasuk belum tercemar sama udara residu orang kafir, kan mereka masih tidur, hehehe

Morning pray.....
Lagi membiasakan untuk berdoa di pagi hari dengan khusyuk, mumpung lagi libur ga buru-buru buat berangkat kerja, biasanya selesai shalat subuh langsung cuss tanpa berdoa. Baru dehhh di kereta baca Al Matsurat. 

Do  household chores...
Niatnya sihh mau olahraga dulu, minimal sit up & streching buat skolioser, tapi apa daya adekku udah megang cucian, mencuci bersama lah kita. Selesai nyuci ngerjain kerjaan rumah, beberes, nyapu, ngepel, dll.

Mari Nyoblos....
Surat Undangan Pemilu
Hari ini pemilu..... sebagai warga negara yang udah dikasih hak nyoblos yaaa dimanfaatkan lahhh itu hak. Meskipun ga tahu juga mau nyoblos siapa. Pagi-pagi sempet browsing sihhh dan tetep menggalau, abis ga ada yang bisa menjamin aku bakal dilamar sama someone sihhhh #ehhhh curcol.... Sempat terfikir buat itung kancing atau coblos yang terlihat pada pandangan pertama dengan mengucap basmalah tentunya, hihihi
Tapi koq yaaa konyol banget kalau pakai cara itu...
Berhubung Adekku mau ke rumah temannya ngerjain tugas dan aku males sendirian jadi lah jam 8 pagi kita le TPS, bawa pasukan bodrex biar rame.... 
Bersama Pasukan Bodrex saat Nunggu Giliran Nyoblos
Nyoblos done..... 
Ternoda Juga Jari ini dengan Tinta Pemilu
Ini adalah pemilu perdana buat aku, bak aku baru ulang tahun ke 17 aja yaaa, hihihi
Jadi waktu pemilu 2004 aku belum cukup umur sebagai pemilih, sedangkan pemilu 2009 aku di malang sebagai mahasiwa perantauan, waktu itu ga punya formulir A5, ga bisa nyoblos dehhh dan baru hari ini bisa ikut pemilu :)

Pulang ke rumah....
Berhubung ga punya acara kemana-mana jadilah aku hari ini leyeh-leyeh dan gegoleran di kasur. Baca Muhammad Al Fatih, tidur, mainan gadget, ngisengin Zahir, makan, nonton TV, hihihihi
Besok baru dehhh kita keluar dari rumah.....
.
.
Semoga Pemilu hari ini bisa membawa perubahan yang lebih baik untuk Indonesia kita tercinta :)

Selamat beristirahat temans..... 
»»  Read More...
 

Copyright © 2008 Designed by SimplyWP | Made free by Scrapbooking Software | Bloggerized by Ipiet Notez | Blog Templates created by Web Hosting Men