Mar 15, 2014

Hati Pun Harus Dibersihkan


Memori seminggu lalu yang bikin aku tercenung dan mikir, ada baiknya kalau aku tulis di blog untuk mengingatkan aku suatu saat nanti....
Setiap hari Jum'at ada kegiatan senam aerobik bersama dilapangan ex-irti Monas, seperti biasa dengan semangat aku ikut. Kebiasaanku setelah olahraga adalah mandi dan keramas. Hari itu aku terburu-buru jadi ga sempat keramas, efeknya kepalaku pusing dan gatal menjalar ke seluruh kulit kepala.
Pas mandi di rumah aku mikir "Apa kabar hati dan iman kita yaaa kalau ga dibersihin secara rutin?"
Masya Allah amalan yaumiah aku kacau bener, berdoa setiap habis shalat aja buru-buru, kadang ga berdoa, yang namanya tilawah aja susah bener dilakuin, kalau ga ada program ODOP, One Day One Page bareng teman-teman di Annisa Humairah mungkin aku ga buka Quran. Baca buku tentang agama ga sama sekali, hiks......
Wedeww mungkin ini yang bikin hati selalu ga tenang, karena aku jauh dari Allah. Ibarat kata kalau kita ga bersihin muka setiap habis keluar rumah itu yang namanya komedo dan jerawat udah pasti muncul, hati pun begitu, kalau ga dibersihin secara rutin, "jerawat-jerawat" akan tumbuh di hati kita, iman pun bisa turun. Sebaiknya memang kita charge ruhiyah kita setiap hari supaya selalu dekat dengan Sang Pencipta, hidup menjadi lebih tenang, cobaan hidup pun bisa dilalui dengan baik sehingga kita bisa "naik kelas" di hadapan Allah.
Aku pernah berkunjung ke rumah seorang nenek yang beragama katolik, sewaktu di sana ketika waktu shalat maghrib tiba dia ngingetin aku "Puji shalat maghrib, ayo di awal waktu lebih bagus" Subhanallah yang ngingetin aku seorang katolik sejati, malu rasanya aku sering mengulur-ulur waktu shalat. Andai seluruh umat beragama saling menghargai dalam beribadah, alangkah damainya, indahnya dunia. Aku pun bergegas wudhu dan shalat, selesai shalat aku dengar nenek ini membaca alkitab dan berdoa dengan khusyuk. Dia pun mengaku melakukan rutinitas membaca alkitab dan berdoa di waktu subuh. Aku kagum sama si nenek, ga boleh kalah dong sama nenek-nenek..
Lalu bagaimana caranya membersihkan hati setiap harinya?
Menurut aku ngikutin filosofi mandi aja, kita mandi 2 kali sehari supaya bersih berarti minimal dua kali sehari juga bebersih hatinya. Berdoa / berzikir (sebagai kegiatan mandi) sebelum dan setelah melakukan aktivitas harian. Untuk air dan sabunnya aku pengen  baca Al-Matsurat dan Tilawah. Aku bisa ngelakuin ini di kereta saat perjalanan ke kantor atau di bus saat perjalanan pulang untuk hari kerja, hari libur aku lakuin setelah shalat subuh dan setelah shalat maghrib / sebelum tidur. Meskipun ada perbedaan pendapat tentang Al Matsurat, dan Mbak Mentor menguatkan kalau di dalam Al-Matsurat berisi potongan ayat-ayat Al Quran dan hadits-hadits shahih, jadi yaaa mari dilakukan, diniatkan untuk berdoa dan beribadah. Terus aku pingin merutinkan tilawah, pengen ikut ODOJ, One Day One Juz, 1 huruf dibalas dengan 10 kebaikan, kalau 1 juz? Monggo dihitung sendiri yaaa....
Bagaimana cara temans membersihkan hati??
.
.
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari rasa susah dan sedih, aku berlindung kepada-Mu dari rasa lemah dan malas, aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut dan kikir, dan aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utan dan tekanan orang lain. (salah satu doa dalam Al-Matsurat yang aku suka)
Seeeemmmmmaaaaannnnnggggaaatttt!!!!!!

7 comments:

  1. suka sama postingan ini
    makasih sudah mengingatkan jie :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih makk eff....
      Aku tolong diingatkan juga yaaa......

      Delete
  2. like :) sama tulisan yang terakhir sob :D
    kunjungn baliknya ditunggu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih... iyaaa meluncur ke tkp sob :)

      Delete
  3. #ngiiikkkk

    *nutupin wajah*

    jadi gak enak

    ReplyDelete

 

Copyright © 2008 Designed by SimplyWP | Made free by Scrapbooking Software | Bloggerized by Ipiet Notez | Blog Templates created by Web Hosting Men